Ketika orang tertidur kamu terbangun, itulah susahnya.
Ketika orang merampas kamu membagi itulah peliknya.
Ketika orang menikmati kamu menciptakan itulah rumitnya.
Ketika orang mengadu kamu bertanggungjawab itulah repotnya.
Maka tidak banyak orang bersamamu disini; mendirikan imperium kebenaran.
(Mencari Pahlawan Indonesia - Anis Matta)
"a woman must have money and a room of her own if she is to write fiction" - Virginia Woolf
Wednesday, June 3, 2009
Tuesday, June 2, 2009
The upcoming Sherlock Holmes Movie
K'muy keep buzzing about the upcoming Sherlock Holmes the movie. As a Sherlock Holmes fan, of course I excited about it, then I google it and find some interesting info about the movie. And here... introducing the new potrayal of Sherlock Holmes and Dr. Watson.
What do you think??? As soon as I saw the picture, I look for the trailer... and yes, it will be the end of common version of Sherlock Holmes. When I heard about Sherlock Holmes, there are several things that pop up in my mind... Conan Doyle... Pipe... that hat and ponco... magnifying glass... baker street... London... and Detective Conan Comics :D
But this Sherlock Holmes will be different... the new vision of Sherlock Holmes... wheeewww... can't wait to watch it, and FYI, it will be comercially released at December 2009... let's wait patiently.
The trailer...
What do you think??? As soon as I saw the picture, I look for the trailer... and yes, it will be the end of common version of Sherlock Holmes. When I heard about Sherlock Holmes, there are several things that pop up in my mind... Conan Doyle... Pipe... that hat and ponco... magnifying glass... baker street... London... and Detective Conan Comics :D
But this Sherlock Holmes will be different... the new vision of Sherlock Holmes... wheeewww... can't wait to watch it, and FYI, it will be comercially released at December 2009... let's wait patiently.
The trailer...

Monday, June 1, 2009
Summer Movies... so far...
Telat...telat...saya telat nge-post resensi film-film akhir-akhir ini. Bukan karena gak niat, dan bukan juga karena gak sempet, gak inget aja :p So, this is my summer movies review so far... and once more this is MY review :D
X-Men Origin : Wolverine
Pertanyaan yang selalu muncul setiap menonton film X-men: Why Wolverine??? It suppose to be Cyclops! Masa cuman gara-gara Hugh Jackman??? Tapi bagaimanapun, Hollywood adalah industri, mana yang bakal menguntungkan itulah yang ditampilkan... dan Hugh Jackman sebagai tokoh utama, jelas lebih menjual daripada James Marsden.
Beberapa mutan baru muncul disini, yang paling ditunggu-tunggu dan justru bikin kecewa jelas Gambit. I like Gambit, and this movie is nothing just a shame for him! Gambit-nya gak penting! Munculnya rada maksa pula... atuhlah...
Bagaimana keseluruhan tentang Wolverine? OK, tapi masih level SMP-lah buat saya. Ceritanya ketebak, kebanyakan action gak penting dan adegan battle yang terakhir itu rada-rada keliatan nipu-nya. Atuhlah... efekna katingali pisan! Tahun berapa ini... helloooo... gak konsisten nih. Siapa sutradaranya??? Gavin Hood... ugh never heard about him. Yang jelas saya tidak langsung menyukainya karena film ini. Ni film bagus buat yang pengen santai sejenak, tapi buat yang sedang dilanda semangat nonton yang menggebu (seperti saya saat itu) jelas gak oke-oke amat. Keren... tapi biasa!
Watchmen
Siap-siap mengatakan saya aneh, tapi saya suka banget film ini! Zack Snyder tak pernah mengecewakan saya :D
It has mature story, with unpredictable ending... half of the movie I try to figure out where it's heading, but I failed and surprised in the end. Seperti halnya V for Vendetta, ceritanya sangat menyindir otoritas yang berkuasa, ditambah dengan kebergantungan manusia pada kekuatan yang lebih tinggi dan tentu saja satu frasa umum... 'pas bagian susah, baru inget ama orang lain'. Begitulah yang ditampilkan para pemimpin negara di film ini, saat punya kuasa mainnya ancam-ancam perang, eh begitu negaranya semua kena hancur barengan... baikan deh, lucu banget. Film ini kayak parodi keadaan dunia saat ini, dan apakah kita harus menunggu munculnya superhero seperti Dr.Manhattan untuk mengakhiri kekacauan??? atau orang gila kayak superhero pemuja Ramses yang namanya aneh dan gak bisa gw ingat dengan jelas itu??? Yaelah... ngapain juga lu punya Tuhan... :)
Orang-orang yang nonton bareng saya bilang film ini jelek, dan mereka lebih suka Wolverine... saya sih lebih suka watchmen deh :)
Angels & Demons
Saya nonton film ini 2 kali, bukan karena saya suka, tapi karena 2 kali diajak nonton :D Film kedua Robert Langdon ini mengabil waktu sebelum kejadian di The Da Vinci Code. Buat yang baca bukunya mungkin akan menyadari banyaknya bagian cerita novelnya yang diubah di film, dan kacaunya itu adalah komponen utama, seperti hilangnya karakter Max Kohler si Direktur CERN, hubungan antara Vittoria Vetra dan peneliti yang dibunuh itu (lupa namanya), terus tentang cap Illuminati yang pertama dan terakhir, itu merupakan komponen utama, dan dihilangkan atau diganti di filmnya... sumpah, nekat banget deh. Hasilnya? saya akui tidak mengecewakan. Walau ada sedikit perasaan aneh karena saya tahu cerita aslinya, saya tetap merasa alur film ini bagus. Lebih teratur, lebih terstruktur daripada film pertamanya. Gak lagi loncat-loncat gak jelas, dan tuturan gagasannya juga lebih gampang dicerna. Bagus, terutama untuk yang gak baca novelnya. Buat yang baca novelnya, usahakan tahan untuk tidak mengeluarkan respon seperti 'lho, kok gini?'
Terminator Salvation
It's the prequel of The Terminator that happened in the future. John Connor bukan anak kecil sok pinter dengan ibu psikopat, dan ceritanya pun gak berputar lagi dari adegan lari-lari dari robot supercanggih yang diprogram membunuh, dan gak ada Arnold Schwarzenegger di sini. The story set after the judgment day, at year 2018 (10 years from now!), the time when human outnumbered by the machine and we are in the middle of a war. Terminologi 'Terminator' lebih luas disini. Gak cuman robot berbentuk manusia yang susah banget dibunuh, tapi macem-macem. Ada terminator bego yang taunya cuman nembakin manusia T-600 (kalo gak salah), ada mesin-mesin pemburu gede dan HK (hunter Killer), juga ada MotorTerminator... yang ini saya paling suka, soalnya keren banget... apalagi waktu dikendarain Bale :D
Benang merah ceritanya masih mirip, walau agak berbeda dengan cerita Terminator pendahulunya. Di sini tetap ada penyelamatan terhadap orang yang penting untuk masa depan, kalau dulu John Connor, sekarang calon bapaknya, Kyle Reeves. Aneh gak, nyelamatin bapak yang jauh lebih muda, kemudian mengirimnya ke masa lalu buat jadi bapak lu... ugh... aneh! Dan buat yang gak nonton Terminator 1,2 dan 3, sebaiknya menonton dengan yang sudah nonton, biar ada yang bisa ditanya-tanya. Beberapa komponen cerita penting dari jaman Terminator dulu muncul disini, karena itu yang gak nonton sebelumnya pasti sedikit bingung.
Bale adalah nilai jual film ini... Bale yang bikin ni film gak jadi film cemen yang jual action dan efek doang... dan Bale yang bikin saya tahan duduk budek-budek di bioskop dengan suara ledakan setiap menitnya. Bale mungkin akan jadi spesialis karakter kelam, seperti Batman dan John Connor. Karakter-karakter yang dimitoskan oleh orang-orang sekitarnya, dengan segudang pertentangan batin di dirinya. Bale sangat cocok memerankan yang seperti ini, asalkan jangan keterusan sampe dia stress aja... denger-denger dia sempet stress dan nyerang kru saat shooting film ini. Haduh... lebay deh... makanya sholat mas, biar nenangin diri... :) Saya dapat info lagi, ternyata awalnya Terminator Salvation tidak memasang John Connor sebagai karakter utamanya, Connor ada tapi dipasang sebagai tokoh yang dimitoskan... Neo tapi gak tampil gitu deh. tapi berhubung yang lolos casting untuk John Connor itu Christian Bale, berubahlah semua ceritanya. Seperti yang saya bilang tadi, Hollywood is big corporation... they really mind if they'll lose a penny. John Connor jadi karakter utama dan Christian Bale-lah bintang Terminator Salvation.
Over all, this is my best summer movie so far... but it still doesn't count Star Trek and Harry Potter and Half Blood Prince. Kita akan dapat jawaban akhirnya setelah dua film itu rilis di Indonesia.
X-Men Origin : Wolverine

Beberapa mutan baru muncul disini, yang paling ditunggu-tunggu dan justru bikin kecewa jelas Gambit. I like Gambit, and this movie is nothing just a shame for him! Gambit-nya gak penting! Munculnya rada maksa pula... atuhlah...
Bagaimana keseluruhan tentang Wolverine? OK, tapi masih level SMP-lah buat saya. Ceritanya ketebak, kebanyakan action gak penting dan adegan battle yang terakhir itu rada-rada keliatan nipu-nya. Atuhlah... efekna katingali pisan! Tahun berapa ini... helloooo... gak konsisten nih. Siapa sutradaranya??? Gavin Hood... ugh never heard about him. Yang jelas saya tidak langsung menyukainya karena film ini. Ni film bagus buat yang pengen santai sejenak, tapi buat yang sedang dilanda semangat nonton yang menggebu (seperti saya saat itu) jelas gak oke-oke amat. Keren... tapi biasa!
Watchmen

It has mature story, with unpredictable ending... half of the movie I try to figure out where it's heading, but I failed and surprised in the end. Seperti halnya V for Vendetta, ceritanya sangat menyindir otoritas yang berkuasa, ditambah dengan kebergantungan manusia pada kekuatan yang lebih tinggi dan tentu saja satu frasa umum... 'pas bagian susah, baru inget ama orang lain'. Begitulah yang ditampilkan para pemimpin negara di film ini, saat punya kuasa mainnya ancam-ancam perang, eh begitu negaranya semua kena hancur barengan... baikan deh, lucu banget. Film ini kayak parodi keadaan dunia saat ini, dan apakah kita harus menunggu munculnya superhero seperti Dr.Manhattan untuk mengakhiri kekacauan??? atau orang gila kayak superhero pemuja Ramses yang namanya aneh dan gak bisa gw ingat dengan jelas itu??? Yaelah... ngapain juga lu punya Tuhan... :)
Orang-orang yang nonton bareng saya bilang film ini jelek, dan mereka lebih suka Wolverine... saya sih lebih suka watchmen deh :)
Angels & Demons

Terminator Salvation

Benang merah ceritanya masih mirip, walau agak berbeda dengan cerita Terminator pendahulunya. Di sini tetap ada penyelamatan terhadap orang yang penting untuk masa depan, kalau dulu John Connor, sekarang calon bapaknya, Kyle Reeves. Aneh gak, nyelamatin bapak yang jauh lebih muda, kemudian mengirimnya ke masa lalu buat jadi bapak lu... ugh... aneh! Dan buat yang gak nonton Terminator 1,2 dan 3, sebaiknya menonton dengan yang sudah nonton, biar ada yang bisa ditanya-tanya. Beberapa komponen cerita penting dari jaman Terminator dulu muncul disini, karena itu yang gak nonton sebelumnya pasti sedikit bingung.
Bale adalah nilai jual film ini... Bale yang bikin ni film gak jadi film cemen yang jual action dan efek doang... dan Bale yang bikin saya tahan duduk budek-budek di bioskop dengan suara ledakan setiap menitnya. Bale mungkin akan jadi spesialis karakter kelam, seperti Batman dan John Connor. Karakter-karakter yang dimitoskan oleh orang-orang sekitarnya, dengan segudang pertentangan batin di dirinya. Bale sangat cocok memerankan yang seperti ini, asalkan jangan keterusan sampe dia stress aja... denger-denger dia sempet stress dan nyerang kru saat shooting film ini. Haduh... lebay deh... makanya sholat mas, biar nenangin diri... :) Saya dapat info lagi, ternyata awalnya Terminator Salvation tidak memasang John Connor sebagai karakter utamanya, Connor ada tapi dipasang sebagai tokoh yang dimitoskan... Neo tapi gak tampil gitu deh. tapi berhubung yang lolos casting untuk John Connor itu Christian Bale, berubahlah semua ceritanya. Seperti yang saya bilang tadi, Hollywood is big corporation... they really mind if they'll lose a penny. John Connor jadi karakter utama dan Christian Bale-lah bintang Terminator Salvation.
Over all, this is my best summer movie so far... but it still doesn't count Star Trek and Harry Potter and Half Blood Prince. Kita akan dapat jawaban akhirnya setelah dua film itu rilis di Indonesia.
Wednesday, May 27, 2009
Ok... now blame the technology!!!
I read this article this morning and feel dissapointed. What it is??? What's the meaning of this??? So, right now, in the 21st century, when technology and network reach everybody... then technology get the right to be blamed for every sins man done??? oh please...
At Monday afternoon my GM told me something interesting... The one that connect to our network is devices, but the one that do the payment is human, so we focus on what makes human want to pay us. It's the person, not the tools! So, could you blame Facebook, Friendster, Twitter, Plurk... or most ridiculously, mobile operator for what human done through their network?!?!
If you want to makes people better, then educate them about the fundamental one... in islam vocabulary, it's aqidah! Human's faith and devotion to their God. One example that my father told me, "jangan takut ngelakuin zina karena takut hamil, hamil sih sekarang bisa dicegah pake obat dan segala macem, tapi takutlah karena Allah bakal marah sama kamu kalau kamu melakukan zina! takutlah karena itu dilarang oleh agamamu, takutlah karena kamu ingat pada Tuhan-mu". And in case of social networking and telecommunication, we use them because we need it to communicate with others, to silaturahmi and do our job well. If we want to do what called sins, we won't do it because we keep our comitment with God.
Don't blame the technology, it just something human created, with initial purpose to make human civilization better. Technology, use it wisely! I think that is the key to prevent whatever sins can be happened through it. God give us brain not just to make our body move, but also to make us think! That's why we different from animal.
NB: dengan segala kerendahan hati, tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung satu golongan tertentu. Diskusi dan mengemukakan pendapat adalah satu bagian dari mencari ilmu. Dan sebagai seorang muslim yang berkecimpung di bisnis telekomunikasi, saya merasa saya perlu mengemukakan pendapat saya. Terimakasih.
At Monday afternoon my GM told me something interesting... The one that connect to our network is devices, but the one that do the payment is human, so we focus on what makes human want to pay us. It's the person, not the tools! So, could you blame Facebook, Friendster, Twitter, Plurk... or most ridiculously, mobile operator for what human done through their network?!?!
If you want to makes people better, then educate them about the fundamental one... in islam vocabulary, it's aqidah! Human's faith and devotion to their God. One example that my father told me, "jangan takut ngelakuin zina karena takut hamil, hamil sih sekarang bisa dicegah pake obat dan segala macem, tapi takutlah karena Allah bakal marah sama kamu kalau kamu melakukan zina! takutlah karena itu dilarang oleh agamamu, takutlah karena kamu ingat pada Tuhan-mu". And in case of social networking and telecommunication, we use them because we need it to communicate with others, to silaturahmi and do our job well. If we want to do what called sins, we won't do it because we keep our comitment with God.
Don't blame the technology, it just something human created, with initial purpose to make human civilization better. Technology, use it wisely! I think that is the key to prevent whatever sins can be happened through it. God give us brain not just to make our body move, but also to make us think! That's why we different from animal.
NB: dengan segala kerendahan hati, tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung satu golongan tertentu. Diskusi dan mengemukakan pendapat adalah satu bagian dari mencari ilmu. Dan sebagai seorang muslim yang berkecimpung di bisnis telekomunikasi, saya merasa saya perlu mengemukakan pendapat saya. Terimakasih.
Tuesday, May 26, 2009
Welcome... You've Got Mail

Several things I like about 'You've Got Mail':

2. Meg Ryan... I don't really care about Tom Hanks, but I do care about Meg Ryan. I love her for almost as long as I begin to watch a movie :) I've watched almost all of her movies and this one is still my favourite.
3. The soundtrack, from The Puppy Song at the opening then Dreams by The Cranberries... and I'am not just a big fan of them... I devout them :D, also Signed, Sealed, Delivered by Stevie Wonder, I Guess the Lord Must be in New York City by Sinead O'Connor and Anyone At All by Carole King... I love all of it.
4. It's Telecommunication!!! They use mail everybody! a form of communication through internet... and maybe, that's one of the reason I get interest in telecommunication especially internet, to bad the internet subject is really not my-cup-of-tea. The movie is 90s, so they use mail... today, in the 21st century, we use blog. They are Web 1.0, we are Web 2.0 :D
5. Every character is unique and interesting. From the lead role to the unimportant one. And as long as I recall, there's no antagonize role in the movie, everyone just has they own interest and business. "it's not personal, it's business!".
6. That F-O-X spelling from the the Matt-boy and the line 'don't you love New York in the fall?' in the beginning.

7. What NY152 said about Starbucks... "the whole purposes of a place like Starbucks is for people with no decision making ability whatsoever to make six decisions just to buy one cup of coffee".
Shopgirl: "what is it with men and the Godfather?"
NY152: "The Godfather is the I-ching, The Godfather is the sum of all wisdom, The Godfather is the answer of all question".
9. The bookstore... both bookstore, Fox Books and of course the lovely Shop Around The Corner. If you have come to Gramedia Bookstore at Grand Indonesia, maybe you'll find some similiarities between it and Fox Bookstore. The interior, the cafe, the cashier, and of course the size. That's why when I go to Gramedia GI last week, I feel nostalgic to this movie.
10. And the last but not least,"...all this nothing has meant more to me than so many somethings". Don't you think the line is catchy??? I love it.
That's the top 10 actually, there's so many left in the list... but I'll keep that for myself :)
Friday, May 22, 2009
Astrologi... la...la...la...
"gila, 80% musik yang dia suka gw suka juga, film-film yang disukain sama, dia lahir tanggal 1 september, gw 2 september!" Ucap seorang teman kantor saya saat melihat profile facebook seorang teman dari teman kami yang lain.
Saat itu saya masih belum bisa menebak kemana arah pembicaraannya, sehingga dalam hati saya hanya bereaksi, "so???"
Kemudian, teman kami yang juga teman dari orang yang sedang kami perhatikan profilenya itu berkata. "virgo sih, emang temen gw banyak yang virgo". Disini saya mengangkat alis.
"berarti lu udah tau cara menghadapi gw dong, temen lu banyak yang virgo" balas teman saya yang pertama tadi.
Kali ini aku hanya mengangguk, 'oke, so, this is all about... astrology??...seriously!!!'
Astrologi... sampai saat ini saya masih merasa itu sebagai satu hal yang tak masuk akal. Tak ada penjelasan logis, tak ada apa-apa. Kalau dilihat, sumber penjabarannya adalah murni statistik kualitatif. Lalu, dapatkah ia dijadikan landasan profiling seseorang???
Dasar asumsi awal... mungkin, tapi justifikasi profiling total... definitely not!
Contohnya saya dan Ibu saya, tanggal lahir kami terpaut 3 hari pada bulan yang sama, yang artinya bintang kami sama, apakah sifat, preference dan kesukaan kami sama??? saya bisa bilang 70% berbeda! Dan kesamaan yang 30% itu saya percaya lebih dikarenakan genetics daripada astrologi.
Ya, saya tidak menyalahkan kalau ada orang yang masih menyandarkan profiling orang lain berdasarkan astrologi, tapi saya sendiri tidak perduli pada hal itu. Saya percaya manusia berkembang karena lingkungannya, karenanya bagaimana dia sekarang adalah karena lingkungan dia berada selama ini. Memang saya mengakui ada beberapa faktor X yang mungkin saja terjadi, dimana saya menyadari adalah ketetapan Allah yang Mahamenentukan.
Lagipula satu hal lagi, kapan sih penanggalan masehi ditentukan??? dan setiap kabisat akan bergeser 1 hari, berarti dengan jutaan tahun umur eksistensi manusia di muka bumi, sudah terjadi pergeseran tanggal yang sangat besar. Terus bisa ya tanggalan seperti itu dijadikan patokan???
Ah sudahlah, ini hanya skeptisnya saya saja.
Saat itu saya masih belum bisa menebak kemana arah pembicaraannya, sehingga dalam hati saya hanya bereaksi, "so???"
Kemudian, teman kami yang juga teman dari orang yang sedang kami perhatikan profilenya itu berkata. "virgo sih, emang temen gw banyak yang virgo". Disini saya mengangkat alis.
"berarti lu udah tau cara menghadapi gw dong, temen lu banyak yang virgo" balas teman saya yang pertama tadi.
Kali ini aku hanya mengangguk, 'oke, so, this is all about... astrology??...seriously!!!'
Astrologi... sampai saat ini saya masih merasa itu sebagai satu hal yang tak masuk akal. Tak ada penjelasan logis, tak ada apa-apa. Kalau dilihat, sumber penjabarannya adalah murni statistik kualitatif. Lalu, dapatkah ia dijadikan landasan profiling seseorang???
Dasar asumsi awal... mungkin, tapi justifikasi profiling total... definitely not!
Contohnya saya dan Ibu saya, tanggal lahir kami terpaut 3 hari pada bulan yang sama, yang artinya bintang kami sama, apakah sifat, preference dan kesukaan kami sama??? saya bisa bilang 70% berbeda! Dan kesamaan yang 30% itu saya percaya lebih dikarenakan genetics daripada astrologi.
Ya, saya tidak menyalahkan kalau ada orang yang masih menyandarkan profiling orang lain berdasarkan astrologi, tapi saya sendiri tidak perduli pada hal itu. Saya percaya manusia berkembang karena lingkungannya, karenanya bagaimana dia sekarang adalah karena lingkungan dia berada selama ini. Memang saya mengakui ada beberapa faktor X yang mungkin saja terjadi, dimana saya menyadari adalah ketetapan Allah yang Mahamenentukan.
Lagipula satu hal lagi, kapan sih penanggalan masehi ditentukan??? dan setiap kabisat akan bergeser 1 hari, berarti dengan jutaan tahun umur eksistensi manusia di muka bumi, sudah terjadi pergeseran tanggal yang sangat besar. Terus bisa ya tanggalan seperti itu dijadikan patokan???
Ah sudahlah, ini hanya skeptisnya saya saja.
Tuesday, May 19, 2009
feel left behind
I read Uti's latest post this morning, and feel left behind. My surrounding is buzzing about the upcoming president election, and honestly I don't keep track on the news.
Ugh... fortunately my father not with me right now. He hate to know his daughter doesn't know anything happen outside, and if he knows about my zero attention toward Indonesian hot topics, I'll get scold for sure.
It's not like I don't want to keep track, I just don't get the effective media. I hate read newspaper, and online news website really not my favourite. I'am a pacifist, I like to hear news or watch news, I hate to browse news. Should I buy TV? just to watch Metro or Liputan 6 every night. Or, I have to change my preference of getting information, maybe it's time to be more active... haaahhhh.... (-_-!)
Ugh... fortunately my father not with me right now. He hate to know his daughter doesn't know anything happen outside, and if he knows about my zero attention toward Indonesian hot topics, I'll get scold for sure.
It's not like I don't want to keep track, I just don't get the effective media. I hate read newspaper, and online news website really not my favourite. I'am a pacifist, I like to hear news or watch news, I hate to browse news. Should I buy TV? just to watch Metro or Liputan 6 every night. Or, I have to change my preference of getting information, maybe it's time to be more active... haaahhhh.... (-_-!)
Friday, May 15, 2009
living alone...
it's almost a month since my last post. Sorry blog... quite hectic this day, especially when I realize there's so much to learn... but then, because we don't know everything and we can't do everything, that makes life more interesting :)
So, anything new?
actually I wanna share about my thought of live alone. Jakarta, the metropolitan, the city I call 'my new home'... my father once said... "sejahat-jahatnya ibu tiri, masih lebih jahat ibu kota..."
hahaha... that's funny! I don't know what kind of experience my father had in Jakarta, until he had that kind of thought, but the real thing is he want me to take care of myself more carefully.
21 years of my life, I never live away from my family for more than 2 months. Mamah always wake me up in the morning and cook delicious breakfast for me, then Aa Guna always give me a ride to almost anywhere, and Intan will give me a call at noon just to ask where I am then shut the call :D... by the end of the day, when I get home, my father ask about my day... share his thought and broaden my knowledge... honestly, I really miss that time :)
But you know... Bandung and my family will always be my comfort zone. The place where whatever happen to the world will always makes me happy... it's good, but grown up is about feels hurt... to learn how to stand up after you fall down... and in my case, it's difficult to get the experience if I still stay close to my so-called-comfort zone.
It's not easy for me to make such decision like living alone in a city like Jakarta. But I realize that it's a phase that I have to pass, somekind of a test for me. So... enjoy aja deh... hehehe...
So, anything new?
actually I wanna share about my thought of live alone. Jakarta, the metropolitan, the city I call 'my new home'... my father once said... "sejahat-jahatnya ibu tiri, masih lebih jahat ibu kota..."
hahaha... that's funny! I don't know what kind of experience my father had in Jakarta, until he had that kind of thought, but the real thing is he want me to take care of myself more carefully.
21 years of my life, I never live away from my family for more than 2 months. Mamah always wake me up in the morning and cook delicious breakfast for me, then Aa Guna always give me a ride to almost anywhere, and Intan will give me a call at noon just to ask where I am then shut the call :D... by the end of the day, when I get home, my father ask about my day... share his thought and broaden my knowledge... honestly, I really miss that time :)
But you know... Bandung and my family will always be my comfort zone. The place where whatever happen to the world will always makes me happy... it's good, but grown up is about feels hurt... to learn how to stand up after you fall down... and in my case, it's difficult to get the experience if I still stay close to my so-called-comfort zone.
It's not easy for me to make such decision like living alone in a city like Jakarta. But I realize that it's a phase that I have to pass, somekind of a test for me. So... enjoy aja deh... hehehe...
Subscribe to:
Posts (Atom)