Thursday, September 13, 2007

kembali ke pojok : kantong karung, puasa pertama dan asisten

...kurang kerjaan dan akhirnya kembali ke pojok...

...kantong karung...
Berhubung tema lingkungan lagi 'in' banget, saya pun kena getahnya, lebih tepat terpengaruhi oleh manusia-manusia di sekeliling. Setelah si Putri membuat saya terbiasa menolak kantong plastik kalo belanja (padahal repot juga kalo bawa pake tangan, tapi demi lah...demi!). Kemudian beberapa waktu yang lalu, anak-anak Hima SITH ITB ngadain yang namanya Tribute to Earth. Di rangkaian acaranya ada seminar, fun bike dan lain-lain. Salah satu cara danusnya adalah jualan kantong karung dengan berbagai tulisan propaganda perbaikan lingkungan, kayak 'Say NO to plastic' , terus 'i love earth' dan ada juga yang bergambar bola bumi. Hehehe...saya beli satu, yang tulisannya 'Say NO to plastic', tapi ada paradoks disini... it says 'NO to plastic', tapi kok bungkusnya pake plastik juga???


...puasa pertama...
Hari ini shaum perdana...ghirahnya gak kerasa banget nih, sebel. Tapi ada yang menyenangkan, jalanan kosong banget hari ini. Cicaheum gak macet, dan suci kosong melompong. Padahal tadi saya dan si aa ketiduran abis sahur, dan kita berangkat telat, tapi gak telat nyampe kampus karena ternyata jalan kosong banget!!! Saya ama si aa ampe ketawa-ketawa di jalan dan ujungnya kita bilang 'berkah ramadhan' ;p


...asisten...
Semester ini saya jadi asisten lab dasar, untuk anak-anak tingkat 2 yang baru aja masuk jurusan. Saya baru aja beres meriksa laporan untuk modul 1, alhamdulillah gak ada yang copy-paste dari temennya, jadi saya terhindar dari marah-marah gak jelas di hari perdana ramadhan. Tapi ya, gak sempurna juga, ternyata ada juga yang gak niat bikin laporan, bahkan gak lengkap, hmmm...maaf ya dek, tapi nilainya saya kurangi!!!

Tuesday, September 11, 2007

Anubis

Satu lagi tes aneh-aneh (tapi tetep aja diikutin), kali ini soal dewa di mitologi mesir. Dan coba tebak saya apa? Anubis, sekali lagi anubis.
Anubis



Clever, fatalist, deep. Sympathetic, generous, loving and perseverant in proving their view point

Colors: male: sienna, female: crimson
Compatible Signs:
Bastet, Isis
Dates:
May 8 - May 27, Jun 29 - Jul 13

Role: God of death and mummification
Appearance:
Jackal or a jackal-headed man
Sacred animals:
jackal


What is Your Egyptian Zodiac Sign?
Designed by CyberWarlock of Warlock's Quizzles and Quandaries

"god of death and mummification"? atuhlah...apa saya seserem itu?!?! kemarin Devil, sekarang God of Death, entar apaan?

Monday, September 10, 2007

The Devil

Kembali dengan tes aneh-aneh di internet, setelah kemarin2 saya dijudge sebagai Hiro Nakamura dalam Heroes dan The thing serta the silver surfer dalam Fantastic four. Kali ini saya ngisi tes tentang kartu Tarot, and... what tarot card are you? and i'm... the Devil.


You are The Devil


Materiality. Material Force. Material temptation; sometimes obsession


The Devil is often a great card for business success; hard work and ambition.


Perhaps the most misunderstood of all the major arcana, the Devil is not really "Satan" at all, but Pan the half-goat nature god and/or Dionysius. These are gods of pleasure and abandon, of wild behavior and unbridled desires. This is a card about ambitions; it is also synonymous with temptation and addiction. On the flip side, however, the card can be a warning to someone who is too restrained, someone who never allows themselves to get passionate or messy or wild - or ambitious. This, too, is a form of enslavement. As a person, the Devil can stand for a man of money or erotic power, aggressive, controlling, or just persuasive. This is not to say a bad man, but certainly a powerful man who is hard to resist. The important thing is to remember that any chain is freely worn. In most cases, you are enslaved only because you allow it.


What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.



Hahaha...cukup lucu, bagian terakhirnya itu, "you are enslaved only because you allow it", i think this part is really me wakakakakaka....
tapi ya bagaimanapun juga orang mau bilang, saya adalah saya yang saya inginkan, SAYA adalah SAYA!!! ^^

Sunday, September 9, 2007

Untuk bintang

bintang...
malam begitu kelam tanpa kau
langit tetap hitam, tapi
terasa begitu kosong

jangan salahkan aku, ku telah bersinar
semampu
ku dapat pantulkan pemberian mentari

tetapi bumi tak inginkan itu
bintang...
mereka lebih rindu pada sinar redupmu
pada kemurnianmu

tempatku begitu dingin, aku begitu dingin
ku hanya tahu diriku,
hanya tahu isi kepalaku
tak ada energi yang bisa kuberi
ku harus
meminjam untuk memberi

bintang...
maafkanku,
mungkin memang ku
terlalu berharap padamu
mungkin memang ku terlalu bergantung pada hangatmu

hanya saja, kali ini hangatmu tak sampai padaku
padahal jarak kita
sama, tak berubah sedikitpun
ataukah sekarang jarak itu melebar?

bintang...
mungkin ini hanya harapku saja, tapi...
bisakah kau
menjadi mentari?

Saturday, September 8, 2007

Layout baru

Cukup bosen dengan layout lama yang serba hitam, sekarang templatenya diubah dengan pencampuran warna putih, ijo dan abu. sedikit lebih cerah dari biasanya.

Udah pake format XML, jadinya bisa langsung di update pake menu customize yang di dasboard. Lebih mudah nge-update nya.

Hehehe...mudah-mudahan tambah semangat!!!

Tuesday, September 4, 2007

saya dan suara saya

Sudah ribuan kali, saya sudah ribuan kali diingatkan oleh orang-orang kalau suara saya itu BERISIK!!!!

Kang Heri bilang suara saya noise, widi bilang polusi, kata kang Pria frekuensinya terlalu tinggi dan bikin sakit telinga. Atuhlah... si sayah juga maunya suara saya kayak Krisdayanti, apa dikata jadi seperti Kris jambrud pun gak bisa.

Sok atuh, kasih saya saran, gimana caranya supaya suara saya gak cempreng, gak melengking, teu gandeng. Da si sayah mah bahagia punya suara kayak gini, hampang, gak cape kalo ngomong. Maafkan deh, maafkan...

Saturday, September 1, 2007

Kembali ke pojok

Si tukang mimpi sedang kasmaran...

Tersenyum telah menjadi caranya bernafas
Tersipu telah menjadi caranya bicara

Dan akhir-akhir ini dia senang sekali melihat langit

Seolah ada sebentuk wajah yang dilihatnya
terukir di permukaan awan

Selamat mencinta,
Semoga jaring perangkapnya tak menjeratmu ke neraka...

Sabilulungan

Kata sabilulungan selalu mengingatkan saya pada Dies 34 LSS ITB, dimana saya bermain saron di bubukanya, lagu bubuka saat itu adalah modifikasi dari lagu Sabilulungan. Tapi sabilulungan in berbeda...

Kemarin saya sedang blogwalking, dan menemukan situs ini: www.sabilulungan.org . Yaitu kumpulan 4 orang mahasiswa Indonesia di Eropa yang membentuk kelompok musik kecil membawakan musik tradisional sunda. Gila, bangga banget tuh ngeliatnya. Ternyata berada di negeri seberang tak selalu membuat kita melupakan tanah air sendiri, bisa dicontoh nih buat mahasiswa-mahasiswa Indonesia lain yang ada di luar negeri, dan gak harus terbatas pada seni sunda.

Saya tahu dua orang dari anggota kelompok musik itu, yang pertama adalah kang Dian Tresna Nugraha, kakak dari teman SMA saya Ahmad Ridwan Tresna Nugraha , beliau alumni LSS dan juga alumni elektro ITB ^^. Satu lagi adalah kang Maulana Syuhada, alumni SMA 3 dan senior KPA SMA 3 Bandung, kang Maulana ini baru saja meluncurkan buku 40 Days in Europe, satu memoar tentang perjalanan kelompok musik indonesia di eropa. Dua anggota yang lain saya tidak tahu. Dari yang saya lihat sepertinya masyarakat eropa cukup memberikan perhatian pada musik tradisional sunda, dilihat di beberapa foto yang turut menampilkan orang 'bule' yang sedang ngawih.

Saya belum pernah bertemu dengan mereka, tapi jujur saya memberikan penghormatan yang besar kepada mereka semua. Mari kita buktikan bahwa ke belahan dunia manapun seni sunda akan tetap jaya, Indonesia akan tetap jaya. Ini juga satu hal positif yang akhirnya bisa terdengar dari kata 'Indonesia'. Entah kenapa saya sudah cukup bosan mendengar komentar miring dan sinis mengenai negeri ini. Memang banyak yang salah, tapi bukan berarti tak dapat dibenarkan. Sudah saatnya kita tidak lagi komplain, tapi turut dalam barisan terdepan untuk memajukan negeri ini, lewat pendidikan, teknologi, seni dan segala hal yang kita bisa lakukan. Mari berjuang kawan!!!

Hehehe...ini peringatan buat saya juga lho....