Cukup bosen dengan layout lama yang serba hitam, sekarang templatenya diubah dengan pencampuran warna putih, ijo dan abu. sedikit lebih cerah dari biasanya.
Udah pake format XML, jadinya bisa langsung di update pake menu customize yang di dasboard. Lebih mudah nge-update nya.
Hehehe...mudah-mudahan tambah semangat!!!
"a woman must have money and a room of her own if she is to write fiction" - Virginia Woolf
Saturday, September 8, 2007
Tuesday, September 4, 2007
saya dan suara saya
Sudah ribuan kali, saya sudah ribuan kali diingatkan oleh orang-orang kalau suara saya itu BERISIK!!!!
Kang Heri bilang suara saya noise, widi bilang polusi, kata kang Pria frekuensinya terlalu tinggi dan bikin sakit telinga. Atuhlah... si sayah juga maunya suara saya kayak Krisdayanti, apa dikata jadi seperti Kris jambrud pun gak bisa.
Sok atuh, kasih saya saran, gimana caranya supaya suara saya gak cempreng, gak melengking, teu gandeng. Da si sayah mah bahagia punya suara kayak gini, hampang, gak cape kalo ngomong. Maafkan deh, maafkan...
Kang Heri bilang suara saya noise, widi bilang polusi, kata kang Pria frekuensinya terlalu tinggi dan bikin sakit telinga. Atuhlah... si sayah juga maunya suara saya kayak Krisdayanti, apa dikata jadi seperti Kris jambrud pun gak bisa.
Sok atuh, kasih saya saran, gimana caranya supaya suara saya gak cempreng, gak melengking, teu gandeng. Da si sayah mah bahagia punya suara kayak gini, hampang, gak cape kalo ngomong. Maafkan deh, maafkan...
Saturday, September 1, 2007
Kembali ke pojok
Si tukang mimpi sedang kasmaran...
Tersenyum telah menjadi caranya bernafas
Tersipu telah menjadi caranya bicara
Dan akhir-akhir ini dia senang sekali melihat langit
Seolah ada sebentuk wajah yang dilihatnya
terukir di permukaan awan
Selamat mencinta,
Semoga jaring perangkapnya tak menjeratmu ke neraka...
Tersenyum telah menjadi caranya bernafas
Tersipu telah menjadi caranya bicara
Dan akhir-akhir ini dia senang sekali melihat langit
Seolah ada sebentuk wajah yang dilihatnya
terukir di permukaan awan
Selamat mencinta,
Semoga jaring perangkapnya tak menjeratmu ke neraka...
Sabilulungan
Kata sabilulungan selalu mengingatkan saya pada Dies 34 LSS ITB, dimana saya bermain saron di bubukanya, lagu bubuka saat itu adalah modifikasi dari lagu Sabilulungan. Tapi sabilulungan in berbeda...
Kemarin saya sedang blogwalking, dan menemukan situs ini: www.sabilulungan.org . Yaitu kumpulan 4 orang mahasiswa Indonesia di Eropa yang membentuk kelompok musik kecil membawakan musik tradisional sunda. Gila, bangga banget tuh ngeliatnya. Ternyata berada di negeri seberang tak selalu membuat kita melupakan tanah air sendiri, bisa dicontoh nih buat mahasiswa-mahasiswa Indonesia lain yang ada di luar negeri, dan gak harus terbatas pada seni sunda.
Saya tahu dua orang dari anggota kelompok musik itu, yang pertama adalah kang Dian Tresna Nugraha, kakak dari teman SMA saya Ahmad Ridwan Tresna Nugraha , beliau alumni LSS dan juga alumni elektro ITB ^^. Satu lagi adalah kang Maulana Syuhada, alumni SMA 3 dan senior KPA SMA 3 Bandung, kang Maulana ini baru saja meluncurkan buku 40 Days in Europe, satu memoar tentang perjalanan kelompok musik indonesia di eropa. Dua anggota yang lain saya tidak tahu. Dari yang saya lihat sepertinya masyarakat eropa cukup memberikan perhatian pada musik tradisional sunda, dilihat di beberapa foto yang turut menampilkan orang 'bule' yang sedang ngawih.
Saya belum pernah bertemu dengan mereka, tapi jujur saya memberikan penghormatan yang besar kepada mereka semua. Mari kita buktikan bahwa ke belahan dunia manapun seni sunda akan tetap jaya, Indonesia akan tetap jaya. Ini juga satu hal positif yang akhirnya bisa terdengar dari kata 'Indonesia'. Entah kenapa saya sudah cukup bosan mendengar komentar miring dan sinis mengenai negeri ini. Memang banyak yang salah, tapi bukan berarti tak dapat dibenarkan. Sudah saatnya kita tidak lagi komplain, tapi turut dalam barisan terdepan untuk memajukan negeri ini, lewat pendidikan, teknologi, seni dan segala hal yang kita bisa lakukan. Mari berjuang kawan!!!
Hehehe...ini peringatan buat saya juga lho....
Kemarin saya sedang blogwalking, dan menemukan situs ini: www.sabilulungan.org . Yaitu kumpulan 4 orang mahasiswa Indonesia di Eropa yang membentuk kelompok musik kecil membawakan musik tradisional sunda. Gila, bangga banget tuh ngeliatnya. Ternyata berada di negeri seberang tak selalu membuat kita melupakan tanah air sendiri, bisa dicontoh nih buat mahasiswa-mahasiswa Indonesia lain yang ada di luar negeri, dan gak harus terbatas pada seni sunda.
Saya tahu dua orang dari anggota kelompok musik itu, yang pertama adalah kang Dian Tresna Nugraha, kakak dari teman SMA saya Ahmad Ridwan Tresna Nugraha , beliau alumni LSS dan juga alumni elektro ITB ^^. Satu lagi adalah kang Maulana Syuhada, alumni SMA 3 dan senior KPA SMA 3 Bandung, kang Maulana ini baru saja meluncurkan buku 40 Days in Europe, satu memoar tentang perjalanan kelompok musik indonesia di eropa. Dua anggota yang lain saya tidak tahu. Dari yang saya lihat sepertinya masyarakat eropa cukup memberikan perhatian pada musik tradisional sunda, dilihat di beberapa foto yang turut menampilkan orang 'bule' yang sedang ngawih.
Saya belum pernah bertemu dengan mereka, tapi jujur saya memberikan penghormatan yang besar kepada mereka semua. Mari kita buktikan bahwa ke belahan dunia manapun seni sunda akan tetap jaya, Indonesia akan tetap jaya. Ini juga satu hal positif yang akhirnya bisa terdengar dari kata 'Indonesia'. Entah kenapa saya sudah cukup bosan mendengar komentar miring dan sinis mengenai negeri ini. Memang banyak yang salah, tapi bukan berarti tak dapat dibenarkan. Sudah saatnya kita tidak lagi komplain, tapi turut dalam barisan terdepan untuk memajukan negeri ini, lewat pendidikan, teknologi, seni dan segala hal yang kita bisa lakukan. Mari berjuang kawan!!!
Hehehe...ini peringatan buat saya juga lho....
Friday, August 31, 2007
Palm Vein Identification

Satu gerbang baru menuju kehidupan, yang Insya Allah, akan lebih baik. Satu kalimat pembuka dari seruntuyan kalimat yang akan tersusun menjadi LAPORAN TUGAS SARJANA.
PALM VEIN IDENTIFICATION... atau Identifikasi Pembuluh Telapak Tangan... Itulah topik yang akhirnya diputuskan untuk diangkat pada tugas akhir sarjana saya.
Terimakasih untuk Olivica Priyono, yang karena kreativitas tak terhingganya dia pun menularkan idenya pada saya. Terimakasih pada Ibu Tati Mengko yang memberitahu Vica bahwa jika topik itu dikerjakannya sendiri maka tidak akan selesai dengan memuaskan, jadilah dibagi dua dengan saya.
Inti pembahasannya adalah tentang image processing dan identifikasinya. Vica akan berkutat dengan kompresi citra dan saya akan bergaul akrab dengan komparasi teknik identifikasi kode hasil kompresi tersebut.
Yup, memang pengetahuan saya masih kurang, memang ilmu saya masih terbatas dan memang belum terlalu tahu tentang hal ini. Tapi saya akan berusaha dan akan terus mencari tahu. Dan mungkin suatu saat bisa membuat keadaan seperti ini: masa dimana kartu identitas, kartu ATM dan pin tidak akan berguna, dimana uang gak punya bentuk fisik. Semua orang hanya butuh telapak tangannya, untuk belanja, beli pulsa, untuk akses ke rekening, untuk transfer uang, untuk bayar listrik bahkan untuk sensus penduduk, cukup tunjukan tanganmu dan selesai. Tapi mungkin kejahatannya pun akan berkembang, orang gak akan lagi nyopet dompet atau ngambil HP, tapi langsung potong tangannya dan bobol saja rekeningnya... kekeke...becanda!!!
- Yang ngejar lulus Juli 2008 -
Putri dan langitnya...
Langit begitu hitam, tapi tidak kelam, malahan hangat rasanya. Bintang-bintang sedang genit, mereka mengedip-ngedip manja, seperti gadis mungil yang sedang kasmaran.
Putri...
Langit malam ini mengingatkanku padamu. Terbayang sosok mungilmu berdiri menengadah ke langit, memandang takjub dan memuja. Terbanglah yang tinggi, sapalah gadis angkasa yang tak ubahnya seperti engkau. Nikmatilah waktumu, terbuai bersama hangat cahaya redupnya.
Sudah itu, ingatlah untuk kembali ke bumi... peermu menunggu untuk dikerjakan putri...
Tuesday, August 28, 2007
Malas...
Kenapa Gmail susah sekali dibuka???? Saya pikir saya sudah meng-enter alamat itu dari 10 menit lalu dan tulisannya masih "loading".
NGANTUKKKK!!!!
Saya merasa saya gak bisa minum kopi saat ini, aduh bencana!!!
NGANTUKKKK!!!!
Saya merasa saya gak bisa minum kopi saat ini, aduh bencana!!!
Sunday, August 26, 2007
LSS punya beberes badag
LSS beberes badag hari sabtu 25 Agustus kemaren. Ya agak kecewa sih soalnya sedikit yang dateng, tapi cukup rame juga. Pengurusnya pada pake dresscode baju pagelaran 2005, pagelaran dimana kita semua jadi anak paling muda, jadi pemain, biar ngerasa muda ^^
Ada sedikit foto-foto dari beberes badag kemaren
Semua barang dikeluarkan... ternyata isi sekre LSS itu banyak banget.



Okelah, saya tahu kalau rata-rata anak LSS nyimpen segala macam barang di LSS. Tapi bingung deh, kalo panci sih emang anak LSS kadang masak-masak, tapi kalo sepatu selam??? di bandung bisa nyelem dimana???

Menghalau debu di karpet, walau kayaknya susah banget, tu debu udah cinta banget ama karpet kita, sampai-sampai gak mau dipisahkan.
Bunga di depan Altim lagi mekar, hehehe...bagus ya, seinget saya dulu bunga ini juga mekar waktu kita lagi ngurusin LUSTRUM VII, kangen banget ama masa-masa itu.

Sepatu setumpuk, buku setumpuk...
Waditra...nyawanya LSS banget, tanpa ini, kita gak akan jadi sebuah lingkung seni




Hehehe...mirip gak nih?? ^^ (sorry bul)

Pupuhu kita, Galih Sandy Agung (sebelah kanan pake kaos ijo), ulang tahun hari ini. Bikin surprise kecil-kecilan yang nyaris gagal...

Yup, itu dia kerjaan saya sabtu kemarin. Dan tentu saja...ini yang poto-poto.

NB: kang Billy, punten pisan kamrenya dipake ya, aduh maaf kalo bikin bingung. Aku menyesal....T_____T
Ada sedikit foto-foto dari beberes badag kemaren
Semua barang dikeluarkan... ternyata isi sekre LSS itu banyak banget.
Okelah, saya tahu kalau rata-rata anak LSS nyimpen segala macam barang di LSS. Tapi bingung deh, kalo panci sih emang anak LSS kadang masak-masak, tapi kalo sepatu selam??? di bandung bisa nyelem dimana???
Bunga di depan Altim lagi mekar, hehehe...bagus ya, seinget saya dulu bunga ini juga mekar waktu kita lagi ngurusin LUSTRUM VII, kangen banget ama masa-masa itu.
Sepatu setumpuk, buku setumpuk...
Waditra...nyawanya LSS banget, tanpa ini, kita gak akan jadi sebuah lingkung seni
Beberapa sudut LSS
Hehehe...mirip gak nih?? ^^ (sorry bul)
Pupuhu kita, Galih Sandy Agung (sebelah kanan pake kaos ijo), ulang tahun hari ini. Bikin surprise kecil-kecilan yang nyaris gagal...
Yup, itu dia kerjaan saya sabtu kemarin. Dan tentu saja...ini yang poto-poto.
NB: kang Billy, punten pisan kamrenya dipake ya, aduh maaf kalo bikin bingung. Aku menyesal....T_____T
Subscribe to:
Posts (Atom)